Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Home |  Berita  | Peta Situs | English Version      

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Banner
Demonstrasi Pembuatan Silase untuk Pakan Ternak Sapi dan Pupuk Cair dari Urine Sapi PDF Print E-mail
Berita
Rabu, 08 Desember 2010 10:41

imagesProgram pemberdayaan petani dengan teknologi dan informasi pertanian /Farmer Empowerment Through Agricultural Technology and Information (FEATI) di rancang untuk mewujudkan sistem penelitian dan penyuluhan pertanian yang mampu memenuhi kebutuhan petani dalam menghadapi perkembangan ekonomi global.

Program FEATI bertujuan untuk memberdayakan petani dan organisasi petani dalam peningkatan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani melalui peningkatan aksesibilitas terhadap informasi, teknologi, modal dan sarana produksi, pengembangan agribisnis dan kemitraan usaha.  Sasarannya meliputi kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), assosiasi dan korporasi petani. Ruang lingkup kegiatannya antara lain penguatan dukungan teknologi pada usahatani/agribisnis di tingkat petani dan perbaikan pelayanan teknologi dan informasi pertanian.

imagesDalam upaya penguatan dukungan teknologi pada usaha tani/agribisnis di tingkat petani dan perbaikan pelayanan teknologi dan informasi pertanian di Kabupaten Sinjai, BPTP Sul-Sel melakukan penyebarluasan informasi teknologi dalam bentuk demonstrasi teknologi.  Demonstrasi ini dilaksanakan di tingkat FMA melalui kegiatan pelatihan pada bulan Desember 2010 yang dilaksanakan oleh FMA Siamasei Desa Lasiai Kabupaten Sinjai.  Materi teknologinya adalah pembuatan silase  untuk pakan ternak sapid an pupuk cair dari urine sapi.

Berkembangnya kegiatan penggemukan sapi di Kabupaten sinjai melalui Program FEATI/P3TIP, fenomena ini berpotensi menimbulkan masalah berupa polusi lingkungan dan memberi peluang usaha baru terhadap berkembangnya pembuatan pupuk organic berbahan baku urine dan kotoran sapi. Penanganan dua jenis kotoran sapi ini tidak saja mengatasi masalah pencemaran lingkungan, tetapi jika dilakukan secara baik sesuai kaidah penciptaan produk yang berkualitas, maka akan memberikan nilai tambah terhadap pendapatan rumah tangga peternak yang tidak sedikit nilainya.

Model interaksi yang dilakukan BPTP SulSel selaku penyedia teknologi dengan petani/FMA adalah interaksi yang mengedepankan pendekatan sosial sehingga  dalam berinteraksi komunikasi dapat terjalin dengan baik yang pada akhirnya akan memudahkan upaya transfer teknologi.

Diikuti oleh + 30 orang terdiri dari petani, PPL dan Peneliti Penyuluh BPTP SulSel. Dilakukan di rumah petani dan dilanjutkan dengan melakukan praktek lapang berupa demonstrasi pembuatan silase untuk pakan ternak dan pupuk organik cair dari urine sapi.Kualitas interaksi yang baik akan menghasilkan komunikasi timbal balik antara pemberi manfaat dan penerima manfaat.  Interaksi ini diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan UP-FMA Siamasei, Desa Lasiai Kabupaten Sinjai.

imagesPembuatan pupuk organik cair dari urine sapi menggunakan inokulan Bio Urine jenis AZBA  dan RB yakni : 1 liter AZBA + 1 liter RB lalu dicampur ke dalam 1000 liter urine sapi ke dalam bak fermentasi, lalu diaduk hingga merata kemudian bak fermentasi ditutup rapat dan difermentasi selama 7 hari. Hari ke 8 urine sapi yang telah difermentasi diputar ditangga penipisan menggunakan mesin pompa dan dilakukan selama 6 jam. Pemutaran ini berfungsi untuk menangkap N dari udara, mengurai kandungan hara dalam urine dan memberi O2 untuk memaksimalkan kerja bakteri.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 15 Desember 2010 09:50
 

Joomla Templates by JoomlaVision.com